PERADABAN BANGSA ARAB SEBELUM ISLAM
BAB I
PERADABAN
BANGSA ARAB
SEBELUM
ISLAM
Amatilah gambar di bawah ini, kemudian
berikan tanggapanmu!
1. Materi Fakta
silahkan amati
A.
MARI RENUNGKAN !
Setelah kalian mengamati dan melihat gambar di atas,
maka kalian perlu merenungkan pertanyaan berikut:
1.
Adanya bermacam-macam agama dan
kepercayaan lain sebelum datangnya Islam.
2. Adanya peradaban besar dunia sebelum
datangnya Islam.
3. Berbagai macam benda-benda sembahan
orang-orang Quraisy.
4. Keadaan sosial orang Quraisy sebelum
datangnya Islam.
B.
MARI TAMBAH
WAWASAN KAMU !
Untuk memperluas wawasan kalian tentang peradaban
bangsa Arab sebelum Islam, coba kamu baca
dan pahami hal-hal berikut ini.
1. Materi Konsep
a.
Peta Konsep

b.
Materi Inti
Islam sesungguhnya lebih dari sekedar sebuah agama,
ia adalah suatu peradaban yang sempurna. Karena yang menjadi pokok kekuatan dan
sebab timbulnya kebudayaan adalah agama Islam, maka kebudayaan yang ditimbulkan
dinamakan kebudayaan atau peradaban Islam. Sebelum
kedatangan Islam, bangsa Arab sudah memiliki peradaban tersendiri. Berikut ini
adalah penjelasan tentang agama dan peradaban bangsa Arab sebelum Islam.
A.
Peradaban Bangsa Arab sebelum Islam
1. Sistem peribadatan bangsa Quraisy sebelum Islam
Pada permulaanya bangsa Arab
Quraisy telah mengikuti dan meyakini ajaran agama Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
yaitu agama Hanifiyah, ”hanif”artinya yang benar dan lurus. Karena itu
sejak dulu, ajaran tauhid sudah mengakar di hati masyarakat Arab. Pembauran dan pergaulan
dengan bangsa lain mempengaruhi kepercayaan mereka, tetapi seiring berjalannya
waktu, ajaran tersebut mengalami perubahan, penambahan dan pengurangan yang
dilakukan oleh para pengikutnya yang tidak bertanggung jawab. Kemudian muncul
berbagai ajaran yang meragukan dan akhirnya jatuh menjadi penyembah berhala yang dibawa oleh Amr bin Luay al
Khuzai.
Pada masa jahiliyah orang
Arab Quraisy banyak yang menyembah berhala atau patung-patung yang mereka buat sendiri
dari batu, kayu dan ada juga yang dari logam. Menurut Ibnu Kalbi yang
menyebabkan bangsa Arab menyembah berhala dan batu, ialah barang siapa yang
meninggalkan kota Mekah harus membawa batu yang diambil dari batu-batu yang ada
di tanah Haram Ka’bah. Hal itu mereka lakukan dengan maksud untuk menghormati
tanah Haram dan untuk memperlihatkan cinta mereka terhadap kota Mekah. Kemudian
di setiap tempat persinggahan, mereka meletakan batu itu dan bertawaf
mengelilinginya seperti mengelilingi Ka’bah. Proses ini berlangsung terus
menerus dan akhirnya mereka menyembah apa yang mereka sukai dan yakini.
Bangsa Arab mulai
menyembah berhala ketika Ka’bah berada di bawah kekuasaan Jurhum. Pasukan yang
dipimpin oleh Amr bin Luay al Khuzai dari keturunan Khuza’ah datang ke Mekah
dan berhasil mengalahkan Jurhum. Kemudian Amr bin Luay al Khuzai meletakkan
sebuah berhala besar bernama Hubal yang terbuat dari batu akik berwarna
merah berbentuk patung manusia, yang ditempatkan di sisi Ka’bah. Kemudian ia
menyeru kepada penduduk Hijaz supaya menyembah berhala itu. Disamping itu
banyak lagi berhala-berhala yang lain seperti
al-Latta tempatnya di Thaif, menurut Tsaqif (penduduk Thaif) al-Latta ini
adalah berhala yang paling tua. Al-’Uzza tempatnya di Hejaz kedudukannya
sesudah Hubal, Manath, tempatnya di dekat kota Madinah Manah ini dimuliakan
oleh penduduk Yatsrib.
Beberapa bentuk pemujaan
yang dianut oleh bangsa Arab sebelum datangnya agama Islam:
1.
Menyembah Malaikat, diantara bangsa Arab ada
yang menyembah berhala dan menuhankan Malaikat. Di kota Mekah ada sebagian
bangsa Arab yang menganggap bahwa Malaikat itu adalah putera-puteri Tuhan.
2.
Menyembah jin, ruh dan
hantu sebagian bangsa Arab yang
menyembah hantu, jin dan ruh-ruh leluhur mereka atau menganggap batu-batu
sebagai makluk yang terhormat. Bahkan disuatu tempat jin yang terkenal dengan nama ”Darahim”
mereka selalu mengorbankan binatang-binantang di tempat itu agar selamat dan
terhindar dari segala bencana.
3.
Menyembah bintang-bintang, yang dimaksud bintang-bintang adalah matahari, bulan
dan bintang-bintang yang gemerlap cahayanya pada malam hari, mereka menganggap
bintang-bintang tersebut diberikan kekuasaan penuh oleh Tuhan untuk mengatur
alam ini.
4.
Menyembah berhala, sebagian bangsa Arab menyembah berhala atau arca-arca
yang terbuat dari batu, kayu dan logam yang bereka buat sendiri dan dengan
selera mereka sendiri uantuk kemudian mereka sembah.
5.
Agama Yahudi dan Nasrani
(Kristen), agam Yahudi mulai masuk
ke jazirah Arab tahun 1491 SM, mula - mula di Mesir pada zaman Nabi Musa as.
Sedangkan agama Nasrani (Kristen) masuk ke jazirah Arab kira-kira abad ke-4 M,
agama Nasrani berkembang di jazirah Arab karena mendapat bantuan dari kerajaan
Romawi dan Habsyi.
Sebelum Islam, orang-orang
Arab Quraisy juga banyak percaya pada takhayul, antara lain:
1.
Di dalam setiap perut orang ada ular, perasaan lapar
timbul karena ular menggigit usus manusia.
2.
Mereka
biasa mengenakan cincin dari tembaga atau besi, dengan keyakinan untuk menambah
kekuatan.
Bila mereka mengharapkan turun hujan, mereka mengikatkan rumput kering pada ekor kambing.



Komentar
Posting Komentar